Bismillah 2
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Install Nero di Ubuntu

Berikut ini adalah cara mudah untuk memasang/menginstall aplikasi Nero di Ubuntu :

  • Pasang paket aplikasi GDebi Package Installer (gdebi) lewat Ubuntu Software Center (kalau belum terpasang),

Gambar 1

  • Unduh (Download) aplikasi Nero di sini,
  • Lakukan pemasangan aplikasi yang sudah diunduh tadi dengan cara : mengklik 2 kali (Double Click) aplikasi tersebut & akan berjalan lewat Ubuntu Software Center, tunggu sampai selesai pemasangannya,

 Gambar 2

  • Aplikasi siap dijalankan, untuk menjalankan aplikasi tersebut pilih Applications Menu -> Sound & Video -> Nero.

Gambar 3

Install Packet Tracer di Ubuntu

  1. Unduh (Download) paket aplikasi Cisco Packet Tracer di sini
  2. Pilih Distribusi yang tersedia, misal : Ubuntu dan silahkan pilih format paket yang tersedia, misal : .deb.bin atau .tar.gz lalu lakukakan pengunduhan.
  3. Kalau sudah terunduh, maka lakukan pemasangan (penginstalasian) aplikasi tersebut.

* Untuk format paket .deb.bin lakukan pamasangan melalui Terminal, caranya :
   Untuk menambah mode eksekusi, agar bisa dijalankan Installernya gunakan perintah

aqif@Netbook-Pick:~/Unduhan$ chmod +x PacketTracer532_i386_installer-deb.bin


   Untuk mengeksekusikan Installan aplikasi tersebut gunakan perintah


aqif@Netbook-Pick:~/Unduhan$ ./PacketTracer532_i386_installer-deb.bin


   Sebelumnya masuk ke dalam Folder hasil unduhan tadi, dan tinggal mengikuti langkah-langkah pemasangannya.



* Untuk format paket .tar.gz lakukan pemasangan melalui Terminal, caranya :


aqif@Netbook-Pick:~/Unduhan$ tar -xf PacketTracer532_Generic_Ubuntu.tar.gz

aqif@Netbook-Pick:~/Unduhan$ cd PacketTracer53

aqif@Netbook-Pick:~/Unduhan/PacketTracer53$ ./install


   Sebelumnya masuk ke dalam Folder hasil unduhan tadi, dan tinggal mengikuti langkah-langkah pemasangannya.

   Kalau sudah berhasil terpasang, maka hasil pemasangan aplikasi tersebut kalau tidak diubah akan berada di Directory System : /opt/pt
   Untuk menjalankannya tinggal masuk melalui Terminal, caranya :

aqif@Netbook-Pick:~$ packettracer


   Dan untuk mode Script Shell (Aplication Text), caranya :


Masuk ke dalam Directory System : /opt/pt klik ganda (2x) packettracer, lalu akan muncul perintah pilihan dan klik Run.


   Untuk memudahkan pengeksekusian (menjalankan) aplikasi tersebut tinggal pilih packettracer dan klik kanan kemudian Copy to - Desktop dan menjalankannya klik ganda (2x) packettracer yang sudah ada di Desktop, lalu akan muncul perintah pilihan dan klik Run.

Install Font di Ubuntu

Ada dua (2) cara untuk menginstall font di Ubuntu :
1. Mode teks/skrip lewat Terminal
2. Mode GUI (Graphical User Interface)

Cara yang digunakan untuk mode teks/skrip lewat Terminal, yaitu :
~ Copy / salin seluruh font Anda ke home dan buatkan direktori dengan nama fontku
~ Buka Terminal melalui : Aplikasi -> Aksesoris -> Terminal
~ Dari Terminal ( untuk masuk kedalam direktori fontku) ketikkan perintah : cd fontku
Kemudian ketikkan perintah : sudo cp *.* /usr/share/fonts

Untuk pengecekan font yang sudah diinstall tadi, sekarang buka OpenOffice atau yang sejenis dan Anda lihat koleksi fontnya, seharusnya koleksi font Anda sudah bertambah.

Install Modem USB Venus VT-18 Evdo Multi di Ubuntu

~ Masukan Modem Venus VT-18 Evdo Multi pada port USB komputer Anda
~ Buka Terminal untuk mengecek Modem tersebut, ketikan perintah : lsusb
Maka tampilannya muncul sebagai berikut :

abdumusaqifhidayat@ubuntu:~$ lsusb
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 004 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 003 Device 002: ID 0518:0001 EzKEY Corp. USB to PS2 Adaptor v1.09
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 002 Device 003: ID 05c6:1000 Qualcomm, Inc. Mass Storage Device
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 001 Device 003: ID 064e:d101 Suyin Corp. Acer CrystalEye Webcam
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub


~ Modem terdeteksi di baris kelima, modem tersebut masih terdeteksi sebagai CD-ROM, lalu Anda ketikan perintah : dmesg | grep CD-ROM
Hasilnya :

abdumusaqifhidayat@ubuntu:~$ dmesg | grep CD-ROM
[ 4385.505325] scsi 7:0:0:0: CD-ROM Qualcomm MMC Storage 2.31 PQ: 0 ANSI: 2
[ 4385.539296] Uniform CD-ROM driver Revision: 3.20
[ 4385.541726] sr 7:0:0:0: Attached scsi CD-ROM sr0


~ Modem tersebut terdeteksi di sr0, yaitu scsi CD-ROM yang dikenal sebagai Qualcomm MMC Storage, kemudian Anda ketikan perintah : eject /dev/sr0

abdumusaqifhidayat@ubuntu:~$ eject /dev/sr0

~ Kemudian ketikan perintah : lsusb
Dan hasilnya :

abdumusaqifhidayat@ubuntu:~$ lsusb
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 004 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 003 Device 002: ID 0518:0001 EzKEY Corp. USB to PS2 Adaptor v1.09
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 002 Device 004: ID 1bbb:0012 T & A Mobile Phones
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 001 Device 003: ID 064e:d101 Suyin Corp. Acer CrystalEye Webcam
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub


Modem tersebut terdeteksi pada baris kelima (1bbb:0012 T & A Mobile Phones)

~ Lalu ketikan perintah : /etc/wvdial.conf dan masukan kode di bawah ini tapi sesuai dengan kartu yang dipakai yah,,
Misalkan Anda memakai kartu AHA maka kodenya seperti ini ;

[Dialer aha]
Modem = /dev/ttyUSB0
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Stupid mode = 1
Modem Type = Analog Modem
Phone = #777
New PPPD = yes
ISDN = 0
Username = aha@aha.co.id
Password = aha
Baud = 962300


Habis itu simpan kode tersebut

~ Pada Terminal, ketikan perintah : sudo modprobe usbserial vendor=0x1bbb product=0x0012
(hasil daripada terdeteksinya Modem pada baris kelima)

abdumusaqifhidayat@ubuntu:~$ sudo modprobe usbserial vendor=0x1bbb product=0x0012

Masukan password Anda bila diminta

~ Dan yang terakhir ketikan perintah : sudo wvdial aha

abdumusaqifhidayat@ubuntu:~$ sudo wvdial aha

Apabila terkoneksi maka tampilannya seperti ini :

abdumusaqifhidayat@ubuntu:~$ sudo wvdial aha
--> WvDial: Internet dialer version 1.60
--> Cannot get information for serial port.
--> Initializing modem.
--> Sending: ATZ
OK
--> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
OK
--> Modem initialized.
--> Sending: ATDT#777
--> Waiting for carrier.
ATDT#777
CONNECT 153600
--> Carrier detected. Starting PPP immediately.
--> Starting pppd at Tue Jun 14 12:51:41 2011
--> Pid of pppd: 3238
--> Using interface ppp0
--> pppd: 8�[08]@9�[08]
--> pppd: 8�[08]@9�[08]
--> pppd: 8�[08]@9�[08]
--> pppd: 8�[08]@9�[08]
--> pppd: 8�[08]@9�[08]
--> local IP address 172.xxx.xxx.xxx
--> pppd: 8�[08]@9�[08]
--> remote IP address 10.xx.xx.x
--> pppd: 8�[08]@9�[08]
--> primary DNS address 180.xxx.xxx.xxx
--> pppd: 8�[08]@9�[08]
--> secondary DNS address 180.xxx.xxx.xxx
--> pppd: 8�[08]@9�[08]


~ Apabila telah selesai menggunakan Modem / internetnya, maka ketikan perintah : Ctrl + z

Menghubungkan Internet dengan HP CDMA 6225 sebagai Modem di Ubuntu

1. Menginstall wvdial untuk Ubuntu
Kunjungi situs http://packages.ubuntu.com/karmic/wvdial dan cari folder wvdial_1.60.1+nmu2_i386.deb atau wvdial_1.60.1_i386.deb yang di dalamnya terdapat file-file di bawah ini:

libxplc0.3.13_0.3.13-1build1_i386.deb
libwvstreams4.4-base_4.4.1-0.2ubuntu2_i386.deb
libwvstreams4.4-extra_4.4.1-0.2ubuntu2_i386.deb
libunicon4.4_4.4.1-0.2ubuntu2_i386.deb

Download file di atas semuanya, kemudian install satu per satu dengan cara klik kanan pada file yang telah terdownload kemudian pilih Open with Gdebi package installer.


2. Setting wvdial configurasi (wvdial.conf)
Buka Terminal kemudian ketik misalkan di laptop / komputer Anda, aqif@ubuntu:~$ sudo gedit /etc/wvdial.conf, setelah terbuka tambahkan atau ganti scriptnya dengan di bawah ini:

[Dialer flexi]
Modem = /dev/ttyUSB0
Baud = 230400
Init1 = ATZ
Init2 = AT+CRM=1
Init3 = AT+cso=33
Init4 = ATE0V1
FlowControl = CRTSCTS
Area Code =
Phone = #777
Username = telkomnet@flexi
Password = telkom
Ask Password = 0
Dial Command = ATDT
Stupid Mode = 1
Compuserve = 0
Force Address =
Idle Seconds = 300
DialMessage1 =
DialMessage2 =
ISDN = 0
Auto DNS = 1


Kemudian save dan close.


3. Setting konfigurasi ppp options
Buka Terminal kemudian ketik misalkan di laptop / komputer Anda, aqif@ubuntu:~$ sudo gedit /etc/ppp/options, hapus dan ganti semua script dengan yang ini:

asyncmap
0
noauth
crtscts
modem
proxyarp
noipx
persist
idle
1000000


Kemudian save dan close.



4. Menghubungkan hp flexi dengan Ubuntu
Buka Terminal dan ketik misalkan di laptop / komputer Anda, aqif@ubuntu:~$ lsusb



Setelah itu ketik misalkan di laptop / komputer Anda, aqif@ubuntu:~$ sudo modprobe usbserial vendor=0x067b product=0x2303 dan masukkan password ubuntu Anda bila diminta.


5. Menghubungkan ke internet
Ketik misalkan di laptop / komputer Anda, aqif@ubuntu:~$ sudo wvdial flexi, lalu apabila koneksinya berhasil akan muncul seperti di bawah ini.


Untuk menghentikannya tekan CTRL-Z di Terminal.

Install Format MP3 di Ubuntu

1. Pastikan sound card di komputer / laptop Anda terdeteksi. Caranya: Klik Places -> Home Folder, buka folder Examples. Lalu coba buka file ogg (misalnya Experience ubuntu.ogg), kalau suaranya keluar berarti sound card sudah terdeteksi dan bekerja.

2. Download file .deb satu persatu di http://packages.ubuntu.com, lalu jalankan atau buka file .deb tersebut dengan cara mengklik dua kali (double klik) satu persatu (contoh filenya : gstreamer0.10-plugins-ugly_0.10.7-3_i386.deb). Kemudian kalau sudah dijalankan semua filenya lalu komputer / laptop direstart.
File-file yang dapat didownload satu persatu di http://packages.ubuntu.com.

> gstreamer0.10-plugins-ugly
> liba52-0.7.4
> libdvdread3
> libid3tag0
> libmad0
> libmpeg2-4
> libsidplay1

Setelah mengikuti langkah-langkah di atas, bila anda berhasil maka Totem dan Rhythmbox akan dapat menjalankan file berformat MP3.

Linux

Sejarah Linux

Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).

Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.

Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun. Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab.

Linux sangat mirip dengan sistem-sistem UNIX, hal ini dikarenakan kompatibilitas dengan UNIX merupakan tujuan utama desain dari proyek Linux. Perkembangan Linux dimulai pada tahun 1991, ketika mahasiswa Finlandia bernama Linus Torvalds menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC.

Pada awal perkembangannya, source code Linux disediakan secara bebas melalui Internet. Hasilnya, sejarah Linux merupakan kolaborasi banyak user dari seluruh dunia, semuanya dilakukan secara eksklusif melalui Internet. Dari kernel awal yang hanya mengimplementasikan subset kecil dari system UNIX, sistem Linux telah bertumbuh dimana sudah mampu memasukkan banyak fungsi UNIX.

Kernel Linux perlu dibedakan dari sebuah sistem Linux: kernel Linux merupakan sebuah perangkat lunak orisinil yang dibuat oleh komunitas Linux sedangkan sistem Linux, yang diketahui saat ini, mengandung banyak komponen yang dibuat sendiri atau dipinjam dari proyek lain.



Tokoh-tokoh Linux

Linus Torvalds
Linus Benedict Torvalds (lahir di Helsinki, Finlandia, 28 Desember 1969; umur 39 tahun) adalah rekayasawan perangkat lunak Finlandia yang dikenal sebagai perintis pengembangan Kernel Linux. Ia sekarang bertindak sebagai koordinator proyek tersebut.

Dalam usianya yang ke 10, Linus mulai berkecimpung di dalam pemograman komputer, dengan menggunakan komputer milik kakeknya, Commodore VIC-20. Komputing pun menjadi hobinya. Pada tahun 1988 Linus diterima menjadi mahasiswa di University of Helsinki, Finlandia. Pada tahun 1990, Linus memulai kelas pemograman C pertamanya. Pada tahun 1991, Linus membeli PC pertamanya,dan dia tidak puas dengan sistem operasi pada komputernya. Saat itu, komputernya menggunakan MS-DOS (Disk Operation System, sistem operasi buatan Microsoft), tapi Linus lebih cenderung untuk menggunakan sistem operasi UNIX, seperti yang digunakan pada komputer milik unversitasnya. Akhirnya, dia memutuskan untuk menciptakan versi yang bisa digunakan unuk PC dari UNIX. Kerja keras selama berbulan-bulan menghasilkan cikal bakal dari sistem operasi yang dikenal sebagai Linux, yang kelak delapan tahun kemudian dikembangkan menjadi apa yang dikatakan oleh banyak pengamat sebagai ancaman bagi raksasa Microsoft yang sangat dikenal dengan sistem operasi Windowsnya.

Linux terinsipirasi oleh Minix (suatu sistem operasi yang dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum) untuk mengembangkan suatu sistem operasi mirip Unix (Unix-like) yang dapat dijalankan pada suatu PC. Linux sekarang dapat dijalankan pada berbagai arsitektur lain.

Ketika Linus Torvalds, seorang mahasiswa Finlandia pendiam membagi-bagikan kode sumber (source code) kernel Linux seukuran disket via internet di tahun 1991, ia sama sekali tidak menduga bahwa apa yang dimulainya melahirkan sebuah bisnis bernilai milyaran dolar di kemudian hari.

Ia bahkan tidak menduga Linux kemudian menjadi sistem operasi paling menjanjikan, yang bisa dibenamkan ke dalam server, komputer desktop, tablet PC, PDA, handphone, GPS, robot, mobil hingga pesawat ulang alik buatan NASA.

Tidak hanya itu, banyak maniak Linux (Linuxer) yang membeli perangkat buatan Apple dan mengganti sistem operasinya dengan Linux. Bagi saya itu sedikit gila, mengingat menghapus sistem operasi Mac & iPod berarti membuang duit dan menggantinya sistem operasinya cukup sulit dibanding desktop berbasis Windows. Saat ini 20% pangsa pasar desktop di seluruh dunia menggunakan Linux jauh di atas Machintosh dan terus mengejar desktop Windows. Dan 12,7% server di seluruh dunia menggunakan Linux, jauh di atas UNIX, BSD, Solaris, dan terus meningkat menggerus pangsa pasar server Microsoft.

Saat ini Linus meninggalkan posisi menjanjikan di perusahaan semi konduktor Transmeta dan tinggal bersama istri dan 3 anaknya di sebuah bukit di desa di Portland, Oregon, USA, berdekatan dengan markas Open Source Development Labs. Organisasi nirlaba ini diawaki oleh 20-an programmer yang punya gairah hampir sama dengan Linus. Mereka terus mengembangkan kernel Linux yang kini berukuran 290-an MegaBytes atau melebihi 9 milyar baris kode. Linux beserta timnya menerima masukan baris-baris kode dari seluruh penjuru dunia, menyortir, menetapkan skala prioritas dan memasukkan gagasan paling brilian ke dalam kernel. LSD sendiri disokong oleh puluhan raksasa IT seperti IBM, HP, Dell dan Sun, baik dari sisi materi maupun sumber daya manusia.

Linus bukan orang pertama yang membagi-bagikan source code karena pola ini adalah hal yang biasa di masa awal tumbuhnya industri komputer. Tapi Linus sukses menetapkan standar yang memaksa banyak pengembang ikut membebaskan kode sumber program mereka, mulai dari BSD, Solaris, Suse, Java hingga Adobe.

Meski hanya bergaji ratusan ribu dolar pertahun, Linus telah menciptakan banyak multimilyuner dalam industri komputer mulai dari RedHat, Suse, Debian, Mandriva, Ubuntu dan banyak developer software open source lainnya. Hampir tak ada yang berubah dari Linus. Ketika ia datang terlambat di suatu konferensi IT, ia bahkan tak segan-segan duduk di lantai dengan celana pendek dan sepatu-sandal kesukaannya. Ia bahkan tidak marah tatkala memberikan pidato di mimbar dan diinterupsi oleh beberapa programmer BSD yang maju ke depan panggung yang mengklaim bahwa kernel BSD jauh lebih hebat ketimbang kernel Linux. Ia bahkan tidak segan-segan memakai T-Shirt BSD yang disodorkan pemrotes dan melanjutkan pidatonya.

Menurut Linus, apa yang dilakukannya hanyalah untuk berbagi. Berbeda dengan Richard M Stallman yang fanatik dengan konsep free software, Linus hanya menekankan sisi keterbukaan (open), tak peduli apakah kemudian dalam suatu sistem operasi bercampur program free dan proprietery.

Setiap kata-kata Linus hampir menjadi sabda di kalangan Linuxer yang menciptakan standar nilai tertentu. Setiap publikasi, pidato, email dab press releasenya selalu ditunggu-tunggu jutaan orang. Di sela kesibukannya, Linus menyempatkan diri bersepeda menuruni bukit dan minum di bar desa. Bila ada nabi dalam dunia komputer, bisa dipastikan itu Linus (dan Steve Wozniak). Dan setannya tentu Bill Gates :)

Linux mendapatkan kejayaannya pada akhir 1990-an ketika para kompetitor dari Microsoft mulai mengembangkan sistem operasi tersebut secara serius. Perusahan Netscape Communication, Corel, Oracle, Intel dan perusahaan-perusahaan lain mengumumkan bahwa mereka berencana untuk mensuport Linux sebagai alternatif yang tidak mahal dari Windows. Saat skenario ini mulai terbentuk, pengemar Linux dan media menggambarkan Linus sebagai David yang maju melawan Raksasa, Bill Gates, salah satu pendiri dan pimpinan Microsoft.


Patrick Volkerding
Patrick Volkerding (lahir 1966) adalah pendiri dan pemelihara distribusi Linux Slackware. Gelar sarjana ilmu komputer Volkerding didapatnya dari Minnesota State University Moorhead tahun 1993. Ia mempunyai julukan Slackware BDFL (Benevolent Dictator For Life). Volkerding mempunyai seorang istri bernama Andrea dan seorang putri dengan nama Briah Cecilia Volkerding.




Asal-usul Simbol (logo) Linux
Logo Linux adalah sebuah pinguin. Tidak sepert produk komersil sistem operasi lainnya, Linux tidak memiliki simbol yang terlihat hebat. Melainkan Tux, nama pinguin tersebut, memperlihatkan sikap santai dari gerakan Linux. Logo yang lucu ini memiliki sejarah yang unik. Awalnya, tidak ada logo yang dipilih untuk Linux, namun pada waktu Linus (pencipta Linux) berlibur, ia pergi ke daerah selatan.

Disanalah dia bertemu seekor pinguin yang pendek cerita menggigit jarinya. Kejadian yang lucu ini merupakan awal terpilihnya pinguin sebagai logo Linux.

Tux adalah hasil karya seniman Larry Ewing pada waktu para pengembang merasa bahwa Linux sudah memerlukan sebuah logo (1996), dan nama yang terpilih adalah dari usulan James Hughes yaitu "(T)orvalds (U)ni(X) -- TUX!". Lengkaplah sudah logo dari Linux, yaitu seekor pinguin bernama Tux.

Hingga sekarang logo Linux yaitu Tux sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. Orang lebih mudah mengenal segala produk yang berbau Linux hanya dengan melihat logo yang unik nan lucu hasil kerjasama seluruh komunitas Linux di seluruh dunia.


Distro Linux :
Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya :
RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.

Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.

Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.

SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.

Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.

WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows.

Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul.



Perbandingan Linux terhadap Sistem Operasi Lainnya
Linux disusun berdasarkan standar sistem operasi POSIX yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX. UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar program yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapat dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding UNIX lain pada hardware yang sama. Dan lagi UNIX memiliki kelemahan yaitu tidak bersifat free.

MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan pada prosesor x86 dan tidak mendukung multi user dan multi tasking, serta tidak bersifat free. Juga MSDOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network, program pengembang dan program utilitas yang ada dalam Linux.

MSWindows menawarkan kemampuan grafis yang ada pada Linux termasuk kemampuan networking tetapi tetap memiliki kekurangan yang ada pada MS-DOS.

Windows NT yang juga tersedia untuk Digital Alpha selain prosesor x86. Namun Windows NT ini masih juga memiliki beberapa kekurangan yang telah ada pada MS-DOS.Waktu untuk menemukan suatu bug dalam suatu system operasi ini tak sebanding dengan harga yang harus dibayar.

Sistem operasi Apple untuk Macintosh hanya dapat berjalan di sistem Mac. Juga memiliki kekurangan dari sisi ketersediaan perangkat bantu pengembang (development tool) dan juga kurang dapat secara mudah untuk berintoperasi dengan sistem operasi lainnya. Apple juga telah memungkinkan Linux dapat dijalankan pada PowerMac.


 
Kelebihan Linux
Di sini akan dijelaskan beberapa kelebihan dari sistem operasi Linux/UNIX dibandingkan dengan dengan sistem operasi yang lain. Dan berikut ini adalah beberapa fakta dari hal-hal yang menguntungkan dengan menggunakan program dan file-file Linux/UNIX :

Pada dasarnya semua data tersimpan di dalam harddisk walau ada beberapa kondisi dimana data tersimpan di disket. Linux/UNIX memberikan beberapa proses spesial dimana terminal, printer dan device hardware lainnya dapat diakses seperti kita mengakses file yang tersimpan dalam harddisk atau disket.

  • Ketika program dijalankan, program tersebut dijalankan dari harddisk ke dalam RAM dan setelah dijalankan akan dinamakan sebagai proses.
  • Linux/UNIX menyediakan servis untuk membuat, memodifikasi program, proses dan file.
  • Linux/UNIX mendukung struktur file yang bersifat hirarki.
  • Linux/UNIX adalah salah satu sistem operasi yang termasuk ke dalam kelas sistem operasi yang dapat melakukan
  • multitasking. Multitasking sendiri adalah keadaan dimana suatu sistem operasi dapat melakukan banyak kerjaan pada saat yang bersamaan.
  • Selain multitasking, Linux/UNIX juga dapat mendukung multiuser. Yaitu sistem operasi yang pada saat bersamaan dapat digunakan oleh lebih dari satu user yang masuk ke dalam sistem. Bahkan untuk Linux juga mendukung untuk multiconsole dimana pada saat bersamaan di depan komputer langsung tanpa harus melalui jaringan dan memungkinkan lebih dari satu user masuk ke dakam sistem.

Perbedaan Mendasar Linux
Satu hal yang membedakan Linux terhadap sistem operasi lainnya adalah harga. Linux ini lebih murah dan dapat diperbanyak serta didistribusikan kembali tanpa harus membayar fee atau royalti kepada seseorang. Tetapi ada hal lain yang lebih utama selain pertimbangan harga yaitu mengenai source code. Source code Linux tersedia bagi semua orang sehingga setiap orang dapat terlibat langsung dalam pengembangannya.

Kebebasan ini telah memungkinkan para vendor perangkat keras membuat driver untuk device tertentu tanpa harus mendapatkan lisensi source code yang mahal atau menandatangani Non Disclosure Agreement (NDA). Dan itu juga telah menyediakan kemungkinan bagi setiap orang untuk melihat ke dalam suatu sistem operasi yang nyata dan berkualitas komersial.

Karena Linux itu tersedia secara bebas di internet, berbagai vendor telah membuat suatu paket distrbusi yang dapat dianggap sebagai versi kemasan Linux. Paket ini termasuk lingkungan Linux lengkap, penagkat lunak untuk instalasi dan mungkin termasuk perangkat lunak khusus dan dukungan khusus.


Bagian Sistem Operasi
Sistem Operasi Linux/UNIX terdiri dari kernel, program sistem dan beberapa program aplikasi. Kernel merupakan inti dari sistem operasi yang mengatur penggunaan memori, piranti masukan keluaran, proses-proses, pemakaian file pada file system dan lain-lain. Kernel juga menyediakan sekumpulan layanan yang digunakan untuk mengakses kernel yang disebut system call. System call ini digunakan untuk mengimplementasikan berbagai layanan yang dibutuhkan oleh sistem operasi.

Program sistem dan semua program-program lainnya yang berjalan di atas kernel disebut user mode. Perbedaan mendasar antara program sistem dan program aplikasi adalah program sistem dibutuhkan agar suatu sistem operasi dapat berjalan sedangkan program aplikasi adalah program yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu aplikasi tertentu.

Contoh : daemon merupakan program sistem dan pengolah kata (word processor) merupakan program aplikasi.


Bagian Penting Kernel Linux
Kernel Linux terdiri dari beberapa bagian penting, seperti : manajemen proses, manajemen memori, hardware device drivers, file system drivers, manajemen jaringan dan lain-lain. Namun bagian yang terpenting ialah manajemen proses dan manajemen memori. Manajemen memori menangani daerah pemakaian memori, daerah swap, bagian-bagian kernel dan untuk buffer cache. Manajemen proses menangani pembuatan proses-proses dan penjadwalan proses. Pada bagian dasar kernel berisi hardware device drivers untuk setiap jenis hardware yang didukung.




Referensi :

Raharja, R. Anton. et al. 2001. Pengenalan Linux. __________: __________.

Wiryana, I Made. 2001. Pengenalan Linux. Diambil dari : IlmuKomputer.com

___________.____________. Tokoh-tokoh Linux. Diambil dari : IlmuKomputer.com

Install Printer di Ubuntu


Printer Epson LX-300

  • Buka System -> Administration -> Printing -> New Printer, pada select connection Device pilih Gutenprint parallel port #1, pilih yang untuk printer epson, sehingga pada Enter device URL muncul epson:/dev/lp0 -> Klik Forward.
  • Untuk printer driver pilih provide PPD file.
  • Kemudian arah kan pada file Epson-Dot_Matrix-epson.ppd.
  • Beri nama printer LX-300 dan pilih Apply.
  • Klik pada printer LX-300, ubah Make and Model nya dari Epson Dot Matrix Foomatic/epson menjadi Epson Dot Matrix Foomatic/eps9mid dengan mengklik tombol change.
  • Untuk kali ini pilih driver dari Select Printer from Database, kemudian pilih Epson, klik Forward.
  • Pada bagian Models pilih Dot Matrix, sedangkan pada bagian Drivers pilih Epson Dot Matrix Foomatic/eps9mid, klik Forward.
  • Kemudian pilih Use the new PPD (Postscript Printer Description) as is, klik Forward.
  • Driver yang baru sudah digunakan, pilih Apply.
  • Agar hasil print lebih bagus pada bagian Printer Options ubah resolution. menjadi 240x216.dpi. pilih Apply.



Printer Canon pixma ip1000

  • Masuk ke dalam folder driver pixma iP1000 melalui terminal , code : cd /home/ubuntu/Desktop/Printer/iP1000, tekan Enter. Install semua driver yg dibutuhkan (bjfilter-2.5_1-1_i386.deb, libcnbj-2.5_0-1_i386.deb, dan pstocanonbj_3.3-1_i386.deb), code : sudo dpkg -i *.deb, tekan Enter.
  • Buka System -> Administration -> Printing -> New Printer, pada Select Connection pilih ip1000 USB # 1, klik Forward.
  • Pada Select Printer from Database pilih canon, klik Forward.
  • Pada Printer Models pilih PIXMA ip1000 Ver.2.50, klik Forward.
  • Beri nama PIXMA_iP1000_Ver2.50, pilih Apply.



Printer Canon ip1800

  • Masuk ke folder driver ip1880 melalui terminal, code : cd /home/ubuntu/Desktop/Printer/iP1880+iP1700. Install semua file ( cnijfilter-common_2.70-2_i386.deb, cnijfilter-ip1800series_2.70-2_i386.deb, libglib1.2_1.2.10-17build1_i386.deb, libgtk1.2_1.2.10-18_i386.deb, libgtk1.2-common_1.2.10-18_all.deb, libpng3_1.2.15~beta5-2build1_all.deb ), code : sudo dpkg -i *.deb
  • Buka System -> Administration -> Printing -> New Printer, pada Select Connection pilih Canon ip1800 series USB # 1, klik Forward.
  • Printer driver pilih Provide PPD file.
  • Arahkan ke /usr/share/cups/model/canonip1800.ppd.
  • Beri nama ip1880/ip1700/ip1980, pilih Apply.
  • Restart komputer.
  • Buka Applications -> Accessories -> Terminal, kemudian ketikkan perintah berikut : code : cd /usr/lib, tekan Enter. code : sudo ln -s ./libtiff.so.4.2.1 ./libtiff.so.3



Printer Canon i255
  • Masuk ke folder driver i255 melalui terminal , code : cd /home/hendrik/Desktop/i255. Install semua file ( bjfiltercups_2.3-1_i386.deb & bjfilteri255_2.3-1_i386.deb ), code : sudo dpkg -i *.deb
  • Menambahkan symbolic link
code :
cd /usr/lib
sudo ln -s libcnbpcmcm182.so.6.03.1 libcnbpcmcm182.so
sudo ln -s libcnbpess182.so.1.4.0 libcnbpess182.so
sudo ln -s libpng.so.3 libpng.so.2
sudo ln -s libtiff.so.4 libtiff.so.3
sudo ln -s libcnbpcnclapi182.so.3.0.0 libcnbpcnclapi182.so
sudo ln -s libcnbpcnclbjcmd182.so.3.0.0 libcnbpcnclbjcmd182.so
sudo ln -s libcnbpcnclui182.so.3.0.0 libcnbpcnclui182.so


  • Buka System -> Administration -> Printing -> New Printer, pada Select Connection pilih Canon i255 USB # 1, klik Forward.
  • Printer driver pilih Provide PPD file.
  • Arahkan ke /usr/share/cups/model/canoni255.ppd.
  • Pilih canoni255.ppd -> Open, sehingga Provide PPD File berisi canon i255
  • Beri nama i255, pilih Apply.



Printer Epson C90

  • Untuk printer driver pilih Select Printer from database kemudian pilih Epson, klik Forward.
  • Untuk Models pilih Stylus C64 dan Drivers Pilih Epson Stylus C64+Gutenprint v5.0.1 Simplified (recommended), klik Forward.
  • Untuk Printer Name beri nama Stylus_C90 atau Epson_C90, pilih Apply.